4 PENDETA GPdI MENJADI SAKSI DIBAWAH SUMPAH, HAKIM BILANG APABILA BERSAKSI DUSTA HUKUMANNYA 7 TAHUN PENJARA

Kika: Pdt Khoe Yun Lok, Pdt Yosep Sumakul

Tangerang,Pantekostapos.com,-Pengadilan Negeri Klas 1 A Tangerang, kembali menggelar sidang lanjutan untuk mendengar kesaksian dari dua orang saksi yang diajukan oleh kuasa hukum penggugat masing-masing; 1. Pendeta Yosep Sumakul, Gembala GPdI Pamulang, Biro Aset MD-GPdI Banten, 2. Pendeta Khoe Yun Lok, Gembala Sidang, GPdI Perumahan Poris Indah Tangerang, Bendahara MD-GPdI Banten, sedangkan dua orang saksi yaitu 3. Pendeta Dolfi Salem, Pengurus Harian MD-GPdI Banten 4. Pendeta Johanes Makasar, Salah Satu Gembala GPdI di Tangerang, secara terpisah sudah memberikan keterangan saksi didepan hakim yang sama pada sidang sebelumnya, dengan gugatan perkara nomor : 470, Per data atas kasus yang disengketakan oleh penggugat : Pendeta. T SAMUEL CHARLES TUMBEL dan kawan-kawan terkait dengan kepemilikkan sebuah RUKO berlantai tiga yang beralamat di Blok G.10 Kompleks Mahkota Mas, Cikokol, Kota Tangerang dan RUKO tersebut berstatus Sertifikat HGB berlogo burung garuda, atas nama YS (tergugat).

Kika : Pdt Dolfi Salem, Pdt Johanes Makasar

Sidang gugatan yang digelar Rabu 1/09/2021, berlangsung seru namun tertib dan terbuka untuk umum termasuk bebas bagi wartawan untuk meliput, dan jalannya persidangan dipimpin oleh tiga orang hakim masing-masing: Hakim Ketua: MAHMURIADIN, SH, Hakim Anggota : KAMARUDDIN SIMANJUNTAK, SH, Hakim Anggota : ARIF BUDI CAHYONO, SH. “Hakim Ketua, usai mengetok palu sebagai tanda sidang dibuka langsung memanggil kedua SAKSI maju kedepan untuk diangkat SUMPAH dan sebelum bersaksi, kedua saksi diberi tahu oleh Hakim Ketua yang memimpin sidang, karena yang menjadi saksi dalam persidangan ini adalah PENDETA-PENDETA, maka untuk diketahui bahwa apabila dalam persidangan ini saudara memberikan keterangan PALSU maka pidananya HUKUMAN 7 Tahun PENJARA, Tegas Hakim. Yang dimaksud dengan keterangan palsu itu seperti yang tertuang dalam KUHP Pasal 242.

Usai mengucapkan janji, kuasa hukum penggugat langsung mendapat kesempatan pertama untuk menanyakan beberapa hal kepada saksi pertama yaitu Pendeta Yosep Sumakul, dengan pertanyaan-pertanyaan seputar aset ruko dan dokumen-dokumen seputar rapat-rapat majelis daerah dan saksi dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan dengan baik.

Kika : Ester Silooy, SH & Julius Ferdinandus, SH (Kuasa Hukum)

Kemudian pada kesempatan berikutnya, kuasa hukum tergugat Ester Silooy, SH dan J Ferdinandus,SH, memberikan pertanyaan-pertanyaan penting kepada saksi Yosep Sumakul, seperti pertanyaan adakah kuasa lain yang diberikan oleh majelis pusat GPdI kepada Majelis Daerah GPdI Banten?, Jawabannya tidak tahu. Apakah Ruko Mahkota Mas Blok G 10 sudah masuk dalam daftar aset buku aset buku laporan kerja ketua MD? Jawaban dari saksi : (“YA SUDAH MASUK DALAM ASET”) . Buku apa yang dipegang ? Jawaban dari saksi : Oh ia kalau buku yang dipegang saksi jelas tertulis Buku Laporan Kerja.

Pdt Khoe Yun Lok Sedang Berada Didalam Ruang Sidang PN Tangerang

Jawaban dari saksi tersebut langsung ditanggapi oleh kuasa hukum tergugat dengan menyuruh membuka buku yang dipegang saksi untuk melihat halaman 73-75, namun apa yang dimaksud oleh penanya kuasa hukum tergugat langsung dipotong oleh hakim dengan mengatakan saya sudah mengerti maksud penanya dan saya sudah catat kata hakim. Ternyata pertanyaan yang dilemparkan oleh kuarsa hukum tergugat kepada saksi tidak ada dalam daftar buku tersebut yang dijadikan alat bukti dalam persidangan.

Pertanyaan selanjutnya adakah transaksi pembayaran ruko dari YS kepda majelis daerah? Saksi menjawab tidak ada. Pertanyaan selanjutnya Saudara mengatakan bukti kepemilkan Ruko atas nama YS betul demikian? Jawaban Saksi betul. Untuk kesempatan berikutnya saudara saksi Pdt Khoe Yun Lok belum mendapatkan kesempatan bersaksi karena waktu persidangan sudah sampai waktu menunjukkan jam istirahat makan sidang dan persidangan ditutup, akan dilanjutkan kembali pada tanggal 8 September 2021, dengan agenda persidangan masih dalam mendengar kesaksian Pendeta Khoe Yun Lok. (Tim Panpos)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *