50 Tahun Berkarya Di Bumi Indonesia, GYK dari OSZA Tetap Konsisten Lakukan Pelayanan Injil Dalam Tindakan

Ka-Ki: Sugiyanto (Penyusun Buku Bangkit & Bersinar), Elder Djarot Subiantoro (Dewan Area 70 Indonesia), dan Elder David F Evans (Presiden GYK OSZA Area Asia)

 

Ka-Ki: Sugiyanto (Penyusun Buku Bangkit & Bersinar), Elder Djarot Subiantoro (Dewan Area 70 Indonesia), dan Elder David F Evans (Presiden GYK OSZA Area Asia)

JAKARTA, Pantekostapos.com,- Gereja Yesus Kristus dari Orang- Orang Suci Zaman Akhir (GYK dari OSZA) Menggelar Puncak HUT ke 50 tahun dengan meluncurkan Buku bertajuk “Bangkit & Bersinar” serta menampilkan pagelaran opera budaya nusantara di Balai Sarbini, Plaza Semanggi, Jakarta Selatan,( Sabtu, 26/10) malam.

Sesuai sejarahnya, GYK OSZA ini didirikan oleh Joseph Smith di Amerika Serikat sejak April 1830 dan masuk ke Indonesia pada tahun 1969. “Jadi tema besar HUT ke 50 tahun GYK OSZA ini adalah Bangkit & Bersinar”. Sebagai pengikut Kristus, jemaat GYK OSZA senantiasa mengamalkan dua perintah utama yang tercantum dalam Matius 22: 36-39,yakni mengasihi Tuhan Allah dan mengasihi sesama. Selain itu, dalam kitab Yohanes 14:15, dikatakan bahwa bila mengasihi Tuhan, kita akan menuruti segala perintahNya. Hal ini selaras dan konsisten dengan doa dedikasi di Tanah Indonesia 50 tahun lalu,” tutur Elder Djarot Subiantoro (Dewan Area 70 Indonesia) dalam Konferensi Pers peluncuran Buku “Bangkit & Bersinar kepada Wartawan yang tergabung dalam Perkumpulan Wartawan Media Kristiani Indonesia (PERWAMKI).

Elder Djarot Subiantoro didampingi oleh Elder David F Evans menyerahkan secara simbolis Buku “Bangkit & Bersinar” Kepada Ketum Perwamki, Stevano Margianto usai konferensi Pers, Sabtu (26/10)

Menurut Djarot, jumlah jemaat GYK dari OSZA saat ini sudah mencapai 7500 anggota jemaat yang tersebar di seluruh Indonesia. “Jemaat GYK OSZA yang paling banyak adalah di Pulau Jawa. Mulai Jawa Barat, Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur. Kemudian disusul oleh Sumatera, Kalimantan dan daerah lain di seluruh Indonesia,” urai Djarot.
Lanjut Djarot, dalam rangka HUT ke 50 ini GYK OSZA telah melakukan pelayanan Injil dalam tindakan selama 5000 jam , yakni mempraktikkan kasih kepada sesama. “Konkritnya, pelayanan kasih 5000 jam ini lebih fokus kepada sosial kemanusiaan. Mulai dari pelayanan kemanusiaan ke Panti Asuhan, memberikan bantuan kepada korban bencana alam, dan sebagainya,” tandas Elder Djarot.
Presiden Area Asia GYK OSZA, Elder David F. Evans, kepada wartawan, mengatakan, bahwa, dimanapun GYK OSZA berada , akan selalu berusaha menghormati norma dan hukum yang ada di Negara tersebut. Lanjut Evan, GYK ingin berbagi dan memberkati suatu bangsa dimanapun berada. Saat memperkenalkan keberadaan dan pengajaran gereja, kami (GYK OSZA) tidak pernah memaksakan untuk ikut, semua diserahkan kepada orang per orang sambil melakukan perbuatan kasih seperti 2 perintah Injil (Matius 22:36-39),” papar Evans.
Sedangkan Sugiyanto (penyusun buku) “Bangkit & Bersinar”, mengatakan, bahwa dalam menyusun buku tersebut membutuhkan waktu selama hampir 10 bulan. “Saya ditugaskan mulai Januari 2019. Kemudian mulai menyusun dan mengumpulkan data, sejarah GYK, foto-foto kegiatan dan sebagainya,” tutur Sugiyanto.
Sugiyanto, menjelaskan bahwa isi buku ni adalah semi antologi. Yaitu gabungan antara kumpulan mengenai pesan penting dan berita kegiatan di lapangan dalam rangka merealisasikan program kerja, atau konkretnya adalah Injil dalam Tindakan.

Puncak Acara HUT ke 50 GYK OSZA di Balai Sarbini dihadiri oleh Cendekiawan Muslim Dr. Alwi Shihab dan Ibu Sinta Nuriyah Wahid (Istri Alm.Gus Dur)–foto ke 5 & 6 dari kiri.

Menurut Sugiyanto, isi buku ini mengandung pesan-pesan berharga dari para pemimpin yang maknanya tidak lekang oleh waktu. Selain merupakan hasil penelusuran sumber-sumber internal, juga diperkaya dengan referensi dari buku, majalah, dan sumber daya lain yang dipilih. Dengan menelaah buku ini para pembaca diharapkan menjadi lebih bijak dalam menyikapi keberadaan Gereja Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Zaman Akhir, yang bukan sebuah ancaman, alih-alih sebagai mitra dalam pembangunan kerohanian, keinsyafan, kesalehan dan peradaban unggul umat manusia.

Pagelaran Opera Budaya Nusantara yang menyemarakkan acara HUT ke 50 GYK OSZA

Setelah peluncuran buku, dilanjutkan dengan perayaan puncak HUT ke 50 yang menampilkan opera pagelaran budaya nusantara. Dalam acara yang istimewa tersebut juga dihadiri oleh sejumlah tokoh Muslim yang dikenal sangat toleran dan moderat, yakni Dr. Alwi Shihab (Mantan Menteri Luar Negeri di Era Presiden RI ke 4, Gus Dur) dan Istri Alm Gus Dur, Sinta Nuriyah Wahid. SM

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *