Mon. Dec 9th, 2019

Direktorat Jendral Bimas Kristen RI, Prof.Dr. Thomas Pentury, M.Si Sampaikan Kuliah Umum di STT REM

 

Jakarta, Pantekostapos.com –
Prof.Dr.Thomas Pentury, M.Si biasa disapa Thomy merasa senang dan gembira diundang sebagai pembicara tunggal di kampus STT REM kawasan kelapa Gading pada Jumat (26/7/2019). Apalagi tema yang diangkat dalam kuliah umum adalah tentang “Peranan pemerintah dalam mempersiapkan SDM PTKK di Indonesia”. “Karena kita membutuhkan tata kelola sebagaimana diatur dalam UU no 12 tahun 2012 dengan turunannya di PP no 46, yaitu untuk mengatur sistem pendidikan umum dan keagamaan harus diatur rumpun ilmu keagamaan artinya STT REM bisa menyelenggarakan pendidikan umum, sehingga kita harus mengelolanya dengan betul,”jelas mantan Rektor Universitas Patimura, Ambon di hadapan mahasiswa, dosen, undangan lainnya dan ketua yayasan STT REM, Pdt. Abraham Conrad Supit.

Lanjut Thomy,berdasarkan tema ini maka dirinya yakin STT REM sudah mempersiapkan SDM yang berkualitas bukan hanya melayani tapi lebih dari itu cakap dan mampu bersaing dalam kompetisi global.

Prof. Thomy juga menjelaskan bahwa data di Ditjen bimas kristen saat ini ada 378 Perguruan Tinggi Keagamaan Kristen (PTKK). “Hanya 7 punya pemeritah, kemudian 3 sudah menjadi institut agama kristen negeri, 3 itu tepatnya ada di Ambon (Maluku) Tarutung (Sumut) dan Manado (Sulut) dan rencananya akan dibuka 3 institut agama kristen negeri lagi di Kupang (NTT) Palangkaraya (Kalteng) dan Toraja (Sulsel).Intinya untuk mengarah kepada SDM dalam bidang perguruan tinggi kristen ke arah yang lebih baik tentu harus dipersiapkan guru besar dan doktor secara cakap dan mereka ini harus diperbanyak,” ujarnya.


Tak terasa kuliah umum sang dirjen bimas kristen ini mendekati 4 SKS, yang mana satu SKS 50 menit, namun tetap membuat hadirin semangat. Akhirnya lantunan pujian rohani dinyanyikan mahasiswa/i, dan cendera mata dan undangan wisuda ke 12 pada akhir Agustus 2019 STT REM disampaikan langsung oleh ketua yayasan Pdt.Dr. Abraham Conrad Supit.Rh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *