Langkah MP-GPdI Memberhentikan Pendeta Jeffry Rengkung Sebuah Tindakan OTORITER

Pdt. Jeffry Rengkung,S.Th & keluarga (Ketua Sekolah Alkitab GPdI Merauke-Papua)

Surat Undangan Sertijab
Merauke-Papua,PANTEKOSTAPOS.COM-Menyelenggarakan pendidikan rohani melalui Sekolah Alkitab, Sekolah Tinggi Alkitab, Sekolah Tinggi Teologia, Pusat Pelatihan Penginjil, Kursus, Seminar, Penataran, Simposium, Lokakarya, Sarasehan dan Pendidikan lainya;  merupakan sebuah amanat anggaran dasar dan aggaran rumah tangga (AD-ART) Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) pasal 4 tentang PENDIDIKAN. Dan terkait dengan kelangsungan pendidikan tersebut, langsung  berada dibawah pengawasan dan pengaturan dari Majelis Pusat Gereja Pantekosta di Indonesia (MP-GPdI). Adapun kehadiran pendidikan pada sebuah organisasi lembaga keagamaan gereja GPdI yang sudah berdiri selama 100 tahun yang lalu merupakan sebuah upaya peningkatan kecerdasan bangsa dengan berpartisipasi dalam kegiatan pendidikan formal dan nonformal.
Pdt. Jeffry Rengkung,S.Th & keluarga (Ketua Sekolah Alkitab GPdI Merauke-Papua)
“Hadirnya Sekolah Alkitab GPdI di Tanah Papua, Merauke, keberadaannya sudah ada sejak 25 Tahun yang lalu, tepatnya sejak July Tahun 1996, yang kalah itu situasi dan kondisi Indonesia sedang dilanda dengan persoalan yang sulit menuju REFORMASI INDONESIA. Namun meskipun pada waktu itu kodisinya amat sulit, seorang Hamba Tuhan, bernama Pdt Jeffry Rengkung, S.Th asal Manado Sulawesi Utara mendapat amanah dan panggilan Ilahi, melalui pengangkatan Surat Keputusan MP-GPdI yang kalah itu Ketua Umumnya Pdt AH Mandey, maka berangkatlah Hamba Tuhan Pdt Jeffry Rengkung mengabdi di Tanua Papua memimpin dan menjadi Ketua Sekolah Alkitab GPdI Merauke Papua hingga saat ini. Pengabdiannya dan pelayanan kepada Tuhan dan pada sebuah organisasi GPdI yang sudah menjadi besar begitu sangata nyata yang dibuktikan selama pengabdian dan pelayanannya 25 Tahun diladang Tuhan melalui sebuah pendidikan Sekolah Alkitab GPdI, sudah meluluskan lebih kurang 500 Orang Hamba Tuhan selama 25 Angkatan dan para Hamba-hamba Tuhan terasebut sudah tersebar diseluruh pelosok Indonesia dan mancanegara melayani Tuhan bahkan ada juga yang sudah jadi pimpinan GPdI. Dibalik suksesnya dalam pelayanan pendidikan GPdI, Pdt Jeffery Rengkung merasa sangat dilukai, kecewa, terhadap Majelis Pusat GPdI dibawah kepemimpinan Ketua Umum, Pdt DR. Jhonny Weol, atas perlakuan, tindakan melalui sebuah keputusan yang bersifat OTORITER terhadap keberadannya dan keluarga yang tidak ada rasa kemanusian dan penghargaan serta penghormatan, pasalnya belum ada SK peberhentian darl MP-GPdI terkait kepala SA GPdI Merauke, tiba-tiba keluar sebuah surat dari MD-GPdI Papua bernomor; 16/MD-P/GPdI/UR/IV/21 tentang undangan Pelantikan & SERTIJAB Kepala SA-Merauke”, Ujar Pdt Jeffri Rengkung, Ketua Sekolah Alkitab, GPdI kepada Pantekosta Pos. Masih terkait dengan kepada Sekolah Alkitab GPdI Merauke, Pdt Jeffry Rengkung, sepertinya pemberhentiaan dirinya sebagai Kepala Sekolah Alkitab secara sepihak dari MP-GPdI adalah hadiah dalam rangka Satu Abad GPdI.
Dan menurutnya setelah menerima dan membaca undangan terkait dengan SERTIJAB Kepala SA-Merauke, ini merupakan sebuah tindakan yang tidak MANUSIAWI dan sifatnya OTORITER terhadap dirinya dan keluarga yang sudah memberi hidup dalam pengabdian selama 25 Tahun di Sekolah Alkitab Merauke Tanah Papua. Ditambahkan Pdt. Jeffre seharusnya terkait dengan langkah  dan pengambilan keputusan pimpinan MP-GPdI harus disesuaikan dengan aturan main AD-ART GPdI yang berlaku seperti; jika dirinya sebagai  Kepala Sekolah Alkitab melakukan sebuah pelanggaran atau masalah seharusnya ada pemanggilan untuk dimintai klarifikasi, dan atau ada pemberitahuan SP 1,SP 2 baru SP 3, baru mengeksekusi. Ini yang menjadi keberatan dan tanya saya, atas perlakuan pimpinan MP-GPdI ada apa?”, tegas Jeffry kepada PANTEKOSTAPOS.COM.

Siswa-Siswi SA GPdI Merauke Papua

Sementara itu terkait dengan perberhentian Pendeta Jeffry Rengkung, Kepala Sekolah Alkitab GPdI Merauke, Papua, Pantekosta Pos langsung menghubungi pimpinan MP-GP, melalui sambung Telpon Selular, dalam hal ini  Sekretaris Umum MP-GPdI, Pdt Drs Johannis Hus Lumenta, S.Th, beliau mengatakan bahwa terkait perberhentian tersebut Ketua Umum MP-GPdI mendapat tekanan dari Ketua MD-GPdI Papua Pdt TD. (TIM PANTEKOSTA POS).
Pdt. Drs. Johanis Hus Lumenta (Sekum MP GPdI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *