Meringankan Beban Pendeta-Pendeta Terdampak Covid-19, Tokoh GPdI Banten Pdt. Drs. Yopie Silooy Berbagi Sembako

Gembala-gembala GPdI Wilayah 9 Banten

Banten,PANTEKOSTAPOS.COM-Indonesia sejak terkonfirmasi kasus pertama infeksi virus corona penyebab Covid-19 pada awal Maret 2020, sejak itu berbagai upaya penanggulangan dilakukan oleh Pemerintah Indonesia untuk meredam dampak dari pandemi Covid-19 di berbagai sektor. Upaya pemerintah tersebut membuahkan hasil dapat menurunkan angka positif dari keganasan virus Covid-19 yang sudah merenggut nyawa ribuan orang. Upaya Pemerintah Indonesia berhasil menurut Data JHU CSSE dan Our World In Data; pada 15 Mei 2021 3.844 per hari (Sebuah Keberhasilan Terjadi Penurunan), namun pada 17 Juli 21 terjadi lonjakkan dengan kasus baru yang terkonfirmasi mencapai 51.952 per hari angka positif Coivid-19. Akibat lonjakkan jumlah angka positif tercatat sejak Juli 2021 Indonesia melalui kepimpinan Presiden Jokowi sudah melakukan PPKM Darurat Covid 19 dan meningkat pada penerapan PPKM level 4 untuk Pulau Jawa dan Bali dan beberapa daerah lainnya yang bertujuan agar, Indonesia kedepan dapat terlepas dari keganasan Covid-19 dapat teratasi. Adanya pemberlakuan PPKM level 4 khususnya di Jawa dan Bali membawa dampak sosial dan rasa ketidaknyamanan diberbagai elemen masyarakat.

Salah satu daerah terkena dampak sosial tersebut terjadi di Pronvisi Banten pulau Jawa, akibat dari pandemi Covid-19 yang belum berakhir hingga saat ini, maka pesan Presiden Jokowi untuk masyarakat Indonesia, “Harus Tahan Banting”, karena kita tidak tahu kapan pandemi Covid-19 akan berakhir. Namun ditengah-tengah situasi yang tidak mengenakkan dan menggelisahkan tersebut, muncul seseorang yang ingin mengambil bagian untuk membantu program pemerintah di bidang sosial, adalah sosok Tokoh Gereja yang punya hati “Kepedulian” terhadap para pemimpin-pemimpin gereja di Banten yang terdampak dari Covid-19.

Ibu-Ibu Gembala GPdI Wilayah Banten

Tokoh gereja tersebut bernama Pendeta Drs. Yopie Silooy, S.Th, Gembala Sidang Jemaat GPdI Kebon Jati Tangerang dan GPdI Jl. Kisamaun, Kota Tangerang, Dewan Penasehat BAMAG LKKI Provinsi Banten, belum lama ini tergerak hatinya untuk memberikan bantuan berupa ‘SEMBAKO” kepada ratusan pemimpin gereja, Gembala-gembala Sidang Jemaat GPdI di Provinsi Banten dari Wilayah 1 Kota Tangerang hingga 10 meliputi Kabupaten Lebak, Pandegelang, Serang da Cilegon.

Gembala-gembala GPdI Wilayah 9 Banten

Pembagian sembako tersebut diantar lansung oleh salah satu jemaat GPdI Kebon Jati Tanegrang, Keluarga Daniel Wangsajaya yang langsung bertemu dengan beberapa Gembala Sidang Jemaat/Pendeta-pendeta. Rasa haru yang tinggi terungkap dari beberapa Pendeta-pendeta GPdI se-Banten dari Wilayah 1 hingga 10, setelah menerima bantuan sembako tersebut para Pendeta-pendeta tersebut mengatakan, sangat berterima kasih kepada Pdt Yopie Silooy yang sudah memberikan bantuan, kami bangga Pemimpin seperti Pdt Yopie Silooy, karena dalam keadaan yang sulit seperti ini, masih ada pemimpin yang punya hati kepedulian untuk membantu Pendeta-pendeta/Gembala-gembala yang terdampak Covid-19, khususnya kami yang masih dalam perintisin pekerjaan Tuhan di Provinsi Banten” Ungkap beberapa Gembala GPdI di Banten.

Keluarga Daniel Wangsajaya, Dalam Perjalanan Menuju Serang dengan Mobil Pajero Membawa Sembako

Ditambahkan doa kami di Tahun 2022 nanti Pdt Drs Yopie Silooy dapat memimpin kami kembali, karena harapan kami Pemimpin yang PUNYA HATI KEPEDULIAN yang tepat MEMIMPIN GPdI di Banten. (Chemuel Watulingas)

Gembala-gembala GPdI Wilayah 8 Banten

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *