NATAL GPdI GRATIA: MENJADI PENJALA MANUSIA HIDUPNYA HARUS DIPENGARUHI FIRMAN ALLAH

Cibubur,Pantekostapos.com—Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) GRATIA Cibubur, Jawa Barat, pada Minggu (19/12/2021), menyelenggarakan Ibadah Natal 2021 secara Onsite dan ditayangkan lewat aplikasi Youtube yang dhadiri jemaat dan dibatasi 250 orang dari jumlah jemaat 500-600 orang.
Di lokasi tempat ibadah perayaan, pihak panitia menerapkan Prokes, seperti setiap jemaat yang hadir mau masuk ke ruangan ibadah, diminta pakai masker secara benar, dilakukan cek suhu, cuci tangan dan mengisi buku tamu (sebagai bentuk pengecekan). Setelah itu diberikan handsanitary untuk mensterilkan tangan setelah menggunakan pulpen.
Tidak sampai di situ, di dalam ruangan, setiap jemaat dan undangan dipersilahakn duduk di kursi yang sudah disterilkan, yang jaraknya satu kursi dengan kursi lainnya lebih dari satu meter. Panitia sendiri, semuanya dilengkapi dengan menggunakan masker dan faceshield.
Ibadah berjalan dengan khidmat, sederhana dan meriah. Tiba saatnya pemberitaan Firman Tuhan,  Pada perayaan natal tersebut Panitia menghadirkan seorang Hamba Tuhan Pembicara dari Korea Selatan, Pdt KIM JONG KUK.

 

ki-ka: Pdt.Dr. Kim Jong Kuk, Pdt. Dr. Subagio Sulistya, MA
Natal yang dikemas dengan sebuah thema: “MENJADI PENJALA MANUSIA” dan Sub Thema: DARI SEMUA SUKU BANGSA UNTUK SEMUA SUKU BANGSA” bertujuan: “untuk mengajak para jemaat Tuhan  untuk menjadi pewarta dan saksi Kerajaan Allah ditengah-tengah masyarakat dengan kata lain, seperti para murid Yesus  ambil bagian dalam karya perutusan Yesus yang telah dinyatakan-Nya di awal pelayanan-Nya. Menjadi Penjala Manusia merupakan panggilan untuk melayani dan memberitakan injil itu datang, jangan ragu dan merasa rendah diri! Percayalah dan turutilah panggilan Tuhan itu! Dia yang memanggil kita, Dia juga yang menyediakan orang-orang untuk memberitakan injil kesemua bangsa”, Ditekankan Pdt KIM JONG menjadi Penjala Manusia harus siap diproses hidupnya harus dipengaruhi dengan kebenaran Firman Tuhan, dibentuk dengan situasi dan kondisi, siap membayar harga dengan waktunya karena Allah sendiri sudah membayar harga dengan mengorbankan anak Tunggalnya, dengan nyawanya sendiri dan memiliki kerinduan hati untuk membawa jiwa-jiwa kepada Yesus, jangan menjadi penonton, dan jangan menjadi pekerja upahan”, demikian petikan kotbah Natal Pdt. KIM Missionari di Indonesia asal Korea. Pada perayaan Natal GPdI Garatia Tahun 2021 panitia menyaijikan sebuah acara Kantata dengan konsep Bhinekka Tunggal Ika berbeba-beda tetapi satu  dan mulai dari panitia hingga jemaat terlihat hampir semuanya berpakaian adat nusantara.
Dibagian akhir acara Pdt Subagio, Gembala Jemaat GPdI GRATIA Cibubur menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh tamu, undangan, panitia, pembicara dan pada kesempatan tersebut Pdt Subagio mengajak untuk seluruh jemaat di Tahun yang akan datang  kiranya sesuai dengan thema: “Menjadi Penjala Manusia” marilah kita semua melibatkan diri untuk melayani dan membawa jiwa-jiwa kepada Tuhan”, ajak Pdt. Subagio Gembala Sidang. (Chwat).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *