Wed. Aug 21st, 2019

Pdt. Dr. RB Rory M.Th (Ketum PGLII DKI Jakarta) Ingatkan Pentingnya Api Injil Terus Menyala Di Tengah Masyarakat

Pdt. Dr. Antonius Natan,Sekum PGLII DKI Jakarta (paling kiri) mendampingi Ketum PGLII DKI Jakarta, Pdt. Dr. RB Rory saat jumpa pers dengan sejumlah wartawan Kristen (17/7)

Ketum PGLII Pusat Pdt. Dr. Ronny Mandang menyalakan lilin HUTPGLII  ke 48 di atas kue berbentuk Alkitab

Jakarta, Pantekostapos.com,-Api Injil ini harus terus menyala dan bukan hanya berdampak pada warga gereja yang tergabung di PGLII saja, melainkan kepada masyarakat luas. Demikian dikatakan oleh Pdt.Dr.RB Rory., M.Th yang juga ketua umum Persekutuan Gereja-gereja dan Lembaga – lembaga Injili Indonesia (PGLII) DKI Jakarta dan salah satu penggagas di acara HUT ini didampingi sekum PGLII Jakarta Pdt. Dr. Antonius Natan M.Th dalam jumpa pers di pelataran luar utama gedung GEPEMBRI Kelapa Gading Jakarta kepada sejumlah jurnalis yang tergabung di perwamki pada Rabu malam (17/7/2019).

Pdt. Dr. Antonius Natan,Sekum PGLII DKI Jakarta (paling kiri) mendampingi Ketum PGLII DKI Jakarta, Pdt. Dr. RB Rory (tengah) saat jumpa pers dengan sejumlah wartawan Kristen (17/7)

Ditambahkan juga,  bahwa HUT ke 48 PGLII ini dipercayai sebagai momentum yang sangat penting, ada akselerasi yang bisa kita lakukan ke depan.  “Yaitu   membangun  hubungan lebih baik dan berdampak besar dengan  sinode-sinode gereja.Spiritnya injil harus dikembangkan, karena kita memiliki komitmen sesuai dengan tema di HUT PGLII  ini, teguh berdiri dalam kuasa injil. Supaya keteguhan dan kekokohan gereja dalam memberitakan injil menjadi penting, “urai  Pdt. Rory yang menyatakan juga bahwa untuk pertengahan tahun ini saja ada 3 lembaga gereja dan injili yang sudah bergabung dengan PGLII.

Sedangkan Pdt. Dr. Antonius Natan menyinggung tentang acara akbar pada Nopember 2019 dimana PGLII dipercaya untuk menghelat acara bernama World Evangelical Alliance (WEA) yang akan dihadiri  lebih 1000 pemimpin gereja dan tokoh injili dari 130 negara lintas benua, inter-generasi dan gender.

Pada kesempatan yang sama Romo Hendri Wibowo  dari katolik yang tergabung  di Forum Umat Kristiani Indonesia  (FUKRI) mengaprespasi dan menyambut gembira di acara HUT ke 48 PGLII. “Hal ini bahwa perbedaan dalam liturgi setiap gereja adalah nilai yang mempersatukan. Dan lebih penting dari  itu Kristus adalah tujuan utama kita. Pokoknya kita harus saling menghargai dan merawat kekayaan masing-masing  tradisi gereja,” tutur Romo yang murah senyum ini.

Dalam ibadah syukur HUT PGLII pelayanan firman Tuhan dilayani oleh oleh Ketua Umum tingkat Nasional PGLII, Pdt. Dr. Rony Mandang, M.Th  dengan membahas ayat Alkitab  Kolose 1 :23.

Tampak hadir di acara HUT PGLII, Sekum PGI yang juga pengurus FUKRI Pdt. Dr. Gomar Gultom, mantan Ketua Umum PGLII Pdt. Dr. Bambang Wijaya yang datang langsung dari Bandung, sedangkan Dirjen Bimas Kristen dan ketua bidang rohani kristen  tingkat Jakarta masing-masing diwakili. Acara diakhiri dengan pemberian penghargaan berupa cindera mata yang diberikan langsung oleh Ketum PGLII Nasional kepada Dirjen Bimas Kristen, Sekum PGI yang juga pengurus FUKRI,mantan ketum PGLII dan  Sekum dewan pengarah  PGLII. Kemudian diakhiri dengan pemotongan kue berbentuk kitab injil berwarna coklat dan kuning menjadi pertanda bahwa hut 48 PGLII telah berakhir dengan suasana gembira dan membawa senyum, itu terlihat dari sejumlah umat yang tak langsung beranjak pulang dari lantai 2 GEPEMBRI.ronaldy

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *