Mon. Jul 22nd, 2019

Semiloka PGI ke 35 di kota Salatiga: Rembuk Lintas Agama Beri Masukan Pemimpin Baru

Salatiga-  Pantekostapos.com, Seminar Agama-Agama & Lokakarya ( SAA) ke 35 PGI diselenggarakan di kota Salatiga Jawa Tengah. Kegiatan dilaksanakan dari tanggal 2 sampai dengan 5 Juli 2019 di kota Salatiga. Semiloka ini PGI bekerjasama dengan Yayasan Bina Darma dan Pusat Studi Agama, Pluralisme dan Demokrasi (PusAPDem) Universitas Kristen Satya Wacana. Adapun tema besar yang diangkat adalah “Agama dan Warga Negara yang Terpinggirkan pada Kepemimpinan Baru Indonesia
Semenjak diumumkan kepada public, respon positif hadir dari berbagai kalangan. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat khususnya pegiat pendidikan, mahasiswa dan pemuka agama di negara Indonesia memiliki kepedulian untuk duduk bersama dan mengambil langkah positif bagi agama dan negara. Kegiatan ini akan menghadirkan beberapa narasumber penting seperti: Yasonna H. Laoly, SH., MSc., Ph.D (Menteri Hukum dan HAM) (diwakili oleh Irjen Jhony Ginting, SH, MH), Prof. Dr. Sumanto Al-Qurtuby, Dr. Alimatul Qibtiyah, M.A., Dr. Hatib Abdul Kadir, M.A., Dra. Arshinta, M.Kes., Pdt. Dr. Izak Y.M. Lattu, M.A., dan Prof. Dr. I. Nengah Duija. Kapabilitas Nara Sumber tidak diragukan lagi telah memberi sumbangsih ide dan pemikiran bagi agama, bangsa dan negara.
Peran Agama dianggap penting bagi kepemimpinan dan kemajuan bangsa. Sudah sejak semula pendiri bangsa memandang pentingnya aspek rohaniah sebagai pondasi bangsa ini. Agama menjadi nafas hidup bangsa yang berke-Tuhanan yang maha esa. ”Kegiatan ini bertujuan memberikan masukan bagi kepemimpinan indonesia periode yang baru, dalam hal keagamaan, tradisi dan toleransi yang kuat. Peserta tidak saja dari kalangan Gereja, namun dari berbagai aliran agama di Indonesia” ungkap Wilson Therik selaku ketua kegiatan.
Adapun sub tema yang menjadi bahasan multi agama ini terdiri dari :
a. Agama, Negara dan Keadilan Gender
b. Agama, Negara dan Kaum Disabilitas
c. Agama, Negara dan Masa Depan Masyarakat Adat Indonesia
d. Agama dan Nasionalisme Virtual
e. Agama, Generasi Milenial danPendidikan Kebangsaan
f. Kontroversi dan Sikap Terhadap Penyiaran Agama Di Indonesia

Selain itu, SAA ke-35 kali ini akan diisi pula dengan beberapa panel menarik, serta akan menghadirkan 30 pemakalah yang telah diseleksi melalui call for paper sebelumnya. Sumbangan-sumbangan pemikiran kritis, kreatif dan peduli pada agama dan bangsa ini akan dibahas bersama dalam panel-panel diskusi. Forum diskusi ini menjadikan kegiatan SAA ke 35 ini semakin menarik, karena dari berbagai lintas agama akan duduk bersama saling mengupayakan dan berpikir bersama tentang peran dirinya sebagai masyarakat dan keyakinannya bagi bangsa dan negara.

Mewujudkan kehidupan beragama mau tak mau diperlukan usaha yang terarah dan terus diupayakan. Hal ini adalah kewajiban seluruh bangsa yang didalamnya adalah umat beragama. Pemerintah tentunya tak mampu bekerja sendiri tanpa dukungan seluruh lapisan masyarakat. Oleh karena itu tujuan seminar dan Lokakarya SAA PGI ke 35 ini menjadi penting dan perlu di dukung. Kehadiran seluruh elemen masyarakat diperlukan dalam rangka upaya membangun bangsa yang utuh, solider dan tetap terarah. SM/RW

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *