Fri. Sep 20th, 2019

SETELAH LEWATI SELEKSI KETAT, ITHB MELANTIK 89 ORANG PENERIMA BEASISWA DARI DENOMINASI GEREJA

BANDUNG, Pantekostapos,-Kampus Institut Teknologi Harapan Bangsa (ITHB) Bandung, dikenal dengan mahasiswanya yang ramah, santun dan berprestasi dalam berbagai bidang. Hal itu terbukti, banyak sekali mahasiswa yang mengharumkan nama ITHB di tingkat nasional dalam bidang olahraga Basket, maupun alumni ITHB yang diterima kerja di berbagai perusahaan dengan posisi tertinggi. Demikian yang mengemuka dalam acara Pelantikan Penerima Bea Siswa ITHB 2019 (Kamis (15/8/2019) yang diselenggarakan di Aula Kampus ITHB lantai, Jl. Dipati Ukur No.80-84, Lebakgede, Kecamatan Coblong, Kota Bandung- Jawa Barat.

ITHB didirikan pada tahun 2002 di bawah naungan Yayasan Petra Harapan Bangsa. Visi ITHB adalah menjadi perguruan tinggi yang dikenal dalam skala regional sebagai lembaga yang mendidik pemimpin masa depan yang memiliki potensi berstandar global, karakter unggul, dan komitmen pada panggilan untuk membawa perubahan positif di tengah masyarakat dan Bangsa.

Dengan motto; “Karier Global. Jalur Cepat, ITHB Bandung telah menghasilkan ribuan lulusan yang sukses bekerja dan berkarier di berbagai perusahaan nasional maupun internasional serta di instansi dan perusahaan milik Negara karena karakter yang dimlikinya. “Di ITHB mengutamakan pendidikan karakter. Jadi pribadi yang pantang menyerah, jujur, kreatif dan bertanggungjawab yang semua itu karena didasari takut akan Tuhan. Dibutuhkan generasi yang berkarakter baik untuk pembangunan bangsa ini ke depan. Terpuruknya suatu bangsa karena warganya memiliki karakter yang buruk. Pengetahuan dan skill penting, tetapi jauh lebih penting pembentukan karakter yang baik,” kata Pdt. Dr. Bersih Tarigan selaku Ketua Yayasan Petra Harapan Bangsa.

 Rektor ITHB, Dr. Samuel Tarigan, MBA, dalam kata sambutannya, mengatakan bahwa, bahwa tahun 2019, ada 1.501 calon mahasiswa yang mendaftar di ITHB dan mengajukan beasiswa. “Mereka itu  berasal dari 44 kota, 22 propinsi dan dari 39 denominasi gereja di Indonesia. Namun kami melakukan seleksi dengan sangat ketat dan harus lulus berbagai ujian akademik, yakni: tes bahasa Inggris, ujian karakter building (kepribadian), wawancara hingga tatap muka.Secara rinci ada tes parsial, tes verbal, tes matematika, Bahasa Inggirs, menulis esai tentang harapan, cita – cita dan alasan kenapa menempuh studi di sini. Untuk bea siswa gerakan gereja belajar ada rekomendasi dari  gereja asal bahwa mereka benar– benar terlibat dalam pelayanan, dan benar- benar perlu dibantu,” papar Samuel Tarigan.

Lanjut Samuel, ada program bea siswa kepada mahasiswa dari jalur “Gerakan Gereja Belajar” dan Jalur Prestasi Olah Raga. Untuk mendapatkan bea siswa tersebut tidaklah mudah, hal utama yang menjadi penilaian adalah karakter dan kepribadian mahasiswa. “Untuk jalur Gerakan Gereja Belajar ada rekomendasi dari gereja asal mereka, utamanya bagi yang aktif pelayanan di gereja. ITHB menerima calon mahasiswa peraih bea siswa dari berbagai denominasi gereja,” urainya.

Beberapa contoh mahasiswa lulusan ITHB yang berprestasi di kariernya antara lain; Fellicia mahasiswa tahun 2017 jurusan Media dan Internet Teknologi (MIT)  juara 1 Nasional Innovation 2018, 3 orang mahasiswi magang di Pelindo Tanjung Priok yang dipertahankan untuk dipekerjakan, Kevin Juan berprestasi di IndoOne  (Authorized Distributor Exon Mobil) dan  Kevin Owen yang terpilih mengikuti Google Could 2018 di Malaysia.  “Felicia masuk tahun 2017 belajar tak sampai setahun sudah berprestasi di tahun 2018, Owen jadi salah satu yang terpilih dari ribuan pesaing dari berbagai kampus di dunia ikut Google could 2018 di Malaysia. Tim basket  ‘Arrows’ ITHB baru-baru ini juara nasional,” tukas Samuel bangga.

Rektor ITHB, Dr. Samuel Tarigan mempresentasikan mahasiswa yang berprestasi

“Ada 11 mahasiswa peraih bea siswa dari jalur prestasi olah raga. Nah prestasi dari kakak angkatan (alumni dan senior), diharapkan memberikan inspirasi positif terhadap adik angkatan, sehingga memacu mereka dalam mencapai prestasi akademik maupun non akademik,” pungkas Samuel. AT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *