UTUSAN MP-GPdI UNTUK MUSDA DI PAPUA DIMINTA AGAR DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN MENGACU KEPADA AD-ART, JUKLAK & JUKNIS

Papua, Pantekosta Pos, Info Khusus : Jelang Musyawarah Daerah Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) yang akan di gelar di Kota Serui, 24-26 Agustus 2022, seluruh warga GPdI di Bumi Cendrawasi tersebut terus menaikkan doa kepada Tuhan, agar nantinya dalam pelaksanaan Musda GPdI di Papua berjalan dengan aman dan terkendali sehingga Musda yang bertujuan mempererat tali silahturahmi, persaudaraan dan memilih Ketua MD GPdI yang baru dapat terlaksana sesuai dengan yang diharapkan.


Pada tanggal 24-26 Agustus akan berkumpul lebih kurang 700 an Gembala-gembala/Pendeta-GPdI se-Propinsi Papua selama tiga hari berturut di Kota Serui. Para Gembala-gembala GPdI mereka akan bermusyawarah untuk memilih satu dari antara 12 Calon yang sudah mendaftar ke Panitia Nominasi (Panom)GPdI Papua. Pantauan media ini salah nama yang sudah mendaftar dan mengirim visi misinya adalah Pendeta DR Elion Number, M.Th. Setiap calon nantinya pada tanggal 21 Agustus 2022 diminta untuk melengkapi persyaratan yang mengaju kepada Juklak dan Juknis MP-GPdI Tahun 2022. Lebih dari separoh pendukung dari 700 an lebih Gembala-gembala/Pendeta-pendeta GPdI Papua terus mengawal dan mendoakan agar calon Unggulan mereka yaitu DR Elion Numberi diberi kesehatan dan kekuatan dari Tuhan dan selalu dalam penyertaan Tuhan dan menjadi harapan kedepan nanti DR Elion Numberi sebagai Putra Asli Papua dan Istrinya Asli dari Suku Serui mendapatkan dukungan dan dipilih menjadi Ketua MD GPdI yang baru pada Musda GPdI Papua di Serui. “Sebagai informasi Musda GPdI di Serui akan dipimpin oleh MP-GPdI, salah utusan dan koordinator timnya adalah Pendeta Brando Lumatauw dan 2 anggota MP-GPdI lainnya. Oleh karena Majelis Pusat yang turun langsung memimpin Musda GPdI di Serui maka para Gembala-gembala/Pendeta-pendeta GPdI di Papua meminta kepada utusan Majelis Pusat agar dalam pengambilan keputusan dalam Musda GPdI harus bersikap netral dan mengacu kepada aturan AD-ART GPdI 2012 dan JUKLAK JUKNIS MP-GPdI Tahun 2022 juga tidak boleh dipengaruhi oleh salah satu kandidat Calon Ketua MD Papua”, pintah salah satu Gembala pemegang hak suara, yang namanya tidak mau disebut.


Untuk menduduki posisi penting menjadi orang nomor satu di GPdI Propinsi Papua berbagai pihak baik warga jemaat maupun pemimpin GPdI di Papua sangat mengharapkan proses menuju acara Musda dapat berjalan sesuai kehendak dan maunya pemilik kehidupan yaitu Tuhan Yesus Kepala Gereja. Menurut sumber Pantekosta Pos yang dapat di percaya disinyalir situasi jelang Musda GPdI Papua semakin menegangkan sehingga muncul dugaan hanya untuk memperebutkan kursi Ketua MD GPdI Papua ada cara-cara duniawi masuk dalam gereja dengan cara melalui ilmu pedukunan atau okultisme hanya untuk kedudukan Ketua MD”, ujar Hamba Tuhan yang namanya minta dirahasiakan. Untuk mengkonfirmasi terkait hal tersebut Pendeta Luther Ayomi, Salah Pengurus MD GPdI mengatakan bahwa roh pedukunan atau okultisme di dalam gereja menuju musda GPdI di Papua itu tidak mungkin ada lagi”, tegasnya. Ditambahkan Luther Ayomi jangan ada pengkotak-kotakan atau kelompok-kelompok yang bertujuan merusak jalannya Musda GPdI di Kota Serui berdoalah agar Musda berjalan sesuai dengan yang diharapkan dan terpilih pemimpin yang bisa membawa GPdI Papua ada perubahan. (Tim Papos).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *